BANYUMAS – Dengan berbagai perhitungan, akhirnya saat TNI dan warga lembur malem membangun jalan yang merupakan salah satu sasaran TMMD Reguler ke-108 Kodim 0701/ Banyumas, di Desa Petahunan, Kecamatan Pekuncen, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, molen tetap “dibunyikan” meski pada malam hari.
Diketahui, saat perdana lembur membangun jalan TMMD, pembuatan adukan dilakukan secara manual. ”Dengan cara itu hasilnya tidak maksimal sehingga diputuskan untuk membuat adukan memakai mesin molen,” jelas Babinsa Petahunan, Serka Eko BW. 4/7/2020.
Dikemukakan, sejak memakai mesin molen untuk membuat adukan, saat lembur malam hasilnya bisa maksimal, dibandingkan jika membuat adukan dengan manual. ”Semalam bisa menghasilkan 15 meter, lumayan untuk mengejar target,” tandasa Babinsa Eko.
Dengan terus bertambahnya hasil pembangunan jalan itu, Babinsa Eko semakin yakin, pelan namun pasti target untuk memenuhi jalan harus selesai sebelum TMMD ditutup akan tercapai. ”Insya Allah target itu akan tercapai,” ujarnya. (Ags)








