Home HL Dua Laki-laki Hendak Jual Dan Perkosa Dua Gadis ABG Penuhi Panggilan Bupati

Dua Laki-laki Hendak Jual Dan Perkosa Dua Gadis ABG Penuhi Panggilan Bupati

141
0

#Kedua Orang Tua Pelaku Meminta Maaf dan berterima kasih

Laporan Prima

LAHAT, Jodanews  — Beberapa hari yang lalu, Bupati Lahat yang langsung memimpin jalannya razia Penyakit Masyarakat (Pekat), dibeberapa cafe dalam wilayah hukum Kabupaten Lahat. Dalam razia tersebut ada 2 (Dua) anak perempuan ABG yang telah menyetopkan rombongan razia gabungan di Jalan Lintas Sumatera yang tepatnya didepan masjid AL- Fallah Desa Sirau Pulau, Kecamatan Merapi Timur. Jum’at (23/9) Pukul 07:30 wib, bertempat di pendopoan Rumah Dinas Bupati Lahat. Dua Laki – laki mau menjual dua perempuan ABG dan ingin diperkosa. Masing masing  bernama Gusman Dedi Hartono, warga Desa Sirah Pulau dan Dodi Saputra, warga Desa Merapi, Kecamatan Merapi Barat telah memenuhi panggilan Bupati Lahat, didampingi oleh Camat Merapi Barat orang tua pelaku tersebut. “Kalian ini idak sopan. Kenapa kamu mau jual dan perkosa cewek itu. Perbuatan kamu berdua ini sangat berdosa, Kalian tidak malu apa sama orangtua kalian yang telah membesarkan kalian. Tapi malah tingkah laku kalian seperti ini,” nasehat Bupati Lahat, H. Aswari Riva’i. Karena kesal dengan perbuatan dua jejaka ini, yang telah berniat memperkosa dan menjual 2 gadis. Aswari kemudian meminta keduanya menghadap ke Pol PP, guna membuat surat pernyataan untuk tidak mengulangi lagi perbuatan tersebut. “Kalian tidak saya laporkan kepada polisi, kalian saya serahkan kepada Pol PP untuk diberikan pernyataan, untuk tidak terulang melakukan hal yang seperti ini dan kalian tidak boleh keluar rumah. Saya berpesan kepada kaliam berdua, saya tidak segan-segan kalau terjadi lagi, kalian akan saya hukum dan saya serahkan kepada pihak polisi,” ujarnya. Hal ini telah disampaikan oleh dua Laki – laki yang mana ia langsung menghadap kepada orang nomor satu di bumi seganti setunguan, guna minta maaf kepada bupati atas perbuatannya. “Kami minta maaf pak atas kesalahan mereka berdua, memang perbuatan meraka ini sangat memalukan kami. Sekali lagi, saya mewakili anak saya ini mintak maaf dan terima kasih karena dia tidak dihukum pak,”ucap orang tuanya di dampingi oleh camat. (Editor Jon Heri)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here