Laporan : Rilis
PALEMBANG,jodanews.com – Hari jadi Kota Palembang ke 1.137 yang akan jatuh pada 16 Juni, dipastikan tidak akan ada perayaan euphoria seperti tahun tahun sebelumnya.
Beragam kegiatan yang biasa dirayakan setiap tahunnya di kota tertua di Indonesia ini, seperti lomba bidar tradisional, lomba parede perahu hias dan aneka warna warni kegiatan setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan ditiadakan.
Penyebabnya, lagi lagi belum normalnya tatanan kehidupan ditengah wabah Covid 19 yang saat ini masih menghantui warga.
“Tahun ini kita tiadakan perayaan Hut Palembang,” kata Walikota Palembang H.Harnojoyo, Senin (15/6/2020) usai memimpin rapat evaluasi Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) tahap II dirumah dinas walikota jalan Tasik.
Meski tiada perayaan seperti tahun tahun sebelumnya, orang nomor satu di Kota Palembang ini mengajak warganya untuk lebih intropeksi diri (muhasabah). “Mari kita bermuhasabah, meski tahun ini tidak ada perayaan seremonial,” katanya lagi.
Selama Virus Corona tidak beranjak pergi, Harnojoyo mengajak warga untuk tetap mawas diri, selalu mengedepankan protocol kesehatan. “Mari tetap taati prokol kesehatan, virus ini akan hilang perlunya kesadaran masyarakat,’ ungkapnya.
Meski tidak ada perayaan hari jadi, sejumlah agenda penting Pemkot Palembang untuk pembangunan Kota Palembang akan tetap dilanjutkan. “Tadi kita rapat Laporan Keterangan Pertangungjawaban (LKPJ) dengan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Palembang,sejumlah program pembangunan seperti perbaikan infrastruktur akan tetap dilakukan tahun ini,” tegasnya.(Editor Jonheri)








