Home HL Persiapan PSBB, Wawako Palembang Turun ke Jalan Sidak Anjal dan Gepeng

Persiapan PSBB, Wawako Palembang Turun ke Jalan Sidak Anjal dan Gepeng

129
0

PALEMBANG, Jodanews.com – Wakil Wali kota Palembang, Fitrianti Agustinda berkeliling kota pada malam hari untuk memantau keberadaan para anak jalanan (anjal), gembel dan pengemis (gepeng) yang memanfaatkan trotoar untuk tidur di jalanan, Minggu (17/5) malam.

Tindakan itu dilakukan Finda, karena khawatir dengan terus bermunculannya anjal dan gepeng di tengah wabah Covid-19 di Kota Palembang, akan menimbulkan masalah sosial baru. Bahkan Wawako Palembang ini tidak sulit menemukan pemandangan manusia gerobak dan karung yang membawa anak-anak kecil menyebar di pingir jalan ibu kota Provinsi Sumatera Selatan tersebut.

“Kita dapat informasi dari berbagai pihak, kalau malam-malam berkeliaran pengemis dan anjal, dengan maksud harapan pemberian dari penguna jalan,” kata Fitri.

Menurutnya, di tengah wabah saat ini, keberadaan pengemis dan anjal dalam kondisi udara malam hari yang dingin akan sangat rentan sekali terserang Corona.

“Kita berharap mereka ada di rumah, bukan di jalanan di tengah wabah ini, dan ini sangat tidak baik,” katanya.

Fitri yang langsung turun kejalan pada malam hari, melihat sederet halte dan emperan toko menjadi tempat pertahanan mereka berlindung dan mengharapkan belas kasihan warga di tengah wabah corona.

“Mereka sudah kita kasih makan dan sembako dan malam ini juga mereka kita data dan diberikan edukasi agar tidak mengulangi lagi pada malam malam berikutnya,” tandas Fitri.

“Mereka akan di bawah petugas jika kembali kedapatan turun ke jalan jalan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Palembang.

Kita juga meminta ke warga untuk tidak memberikan bantuan di jalan jalan, karena ini dapat memicu warga yang lain minta minta di jalan,” harap adik kandung almarhum Romi Herton ini.

Apalagi menurut Fitri, setelah dilakukan pendataan, ternyata para pengemis, dan anjal ini rata rata memiliki tempat tinggal.

“Alasan mereka berada di jalan karena tempat tinggalnya jauh, tetapi setelah malam ini, mereka tidak diperbolehkan lagi ada di jalanan,” tegas dia.

Lebih jauh Fitri menyebutkan, Edukasi dan sosialiasi yang dilakukannya dalam rangka akan diterapkannya Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Palembang dalam waktu dekat ini.

“Tidak boleh lagi ada warga yang di jalanan tanpa ada tujuan yang jelas, akan langsung diangkut petugas,” tegasnya.(editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here