Laporan Cin
MUBA, jodanews.com – Satgas PTPN VII unit kerja Betung dikroyo sekelompok orang yang saat itu sedang mencuri buah sawit di lokasi AFD 2 Kecamatan Lais kabupaten Musi Banyuasin (Muba),
Rabu (3/6/2020).
Dari informasi yang dihimpun, kejadian bermula saat anggota satgas bersama security PTPN 7 unit betung melakukan patroli rutin di area perkebunan sawit,
Pihak PTP Nusantara 7 Unit Kerja Betung melaporkan terjadinya tindak pidana pencurian di areal perkebunan sawit milik PTPN 7 Unit Kerja Betung di Kepolisian Sektor (Polsek) Lais dengan Surat Tanda Bukti Lapor Nomor : TBL/13/VI/2020/SUMSEL/MUBA/SEK LAIS, Rabu (3/6/2020).
Dalam keterangan Pihak PTPN 7 Unit Betung melalui Asisten Umum dan SDM Agus Lesmono SH mengatakan, sekira pukul 06.00 Wib. 2 Orang Anggota Satgas atas nama Sertu Andi Witanto dan Pratu Rizal Abraham serta 2 Anggota sekuriti atas nama Karto Suwiryo dan Heriadi, Melakukan Giat Patroli Rutin di areal Perkebunan Sawit Afd 2 PTP N 7 Betung.
Patroli tersebut dibagi 2 Tim masing masing Sertu Andi Witanto bersama Karto Suwiryo sebagai Tim 1, serta Pratu Rizal Abraham Dengan Heriadi tergabung pada Tim 2.
Saat Patroli, terdengar suara buah jatuh dari dalam area Perkebunan Sawit, kemudian Tim 1 Sertu Andi Witanto & Karto Suwiryo menelusuri sumber suara dimana buah tersebut jatuh, selang beberapa lama sekitar 50 meter keluar dari parit tanggul, terdapat 2 orang diduga sedang melakukan kegiatan pengangkatan tandan Buah Sawit hasil curian keluar areal Perkebunan Sawit.
Sekira pukul 07.30 Wib. Sertu Andi Witanto dan Karto Suwiryo mengejar dengan memvideokan dari belakang. Setelah pelaku mengetahui kalau dia diikuti, mereka berhenti dengan menantang anggota, kemudian pihak Satgas dan Sekuriti memberi peringatan kepada pelaku untuk meyerahkan diri dan menyerahkan buah sawit tersebut.
Lalu pelaku mencoba menyabetkan senjata jenis parang kearah Satgas Sertu Andi Witanto, kemudian Sertu Andi melakukan pembelaan dan penangkisan, sehingga terjadilah perkelahian. Sertu Andi membela diri dengan Double Stick lalu merampas parang yang ada ditangan pelaku.
Kemudian Selang beberapa lama, masa datang dan berupaya menyerang Sertu Andi dan Karto Suwiryo, Sertu Andi melakukan pembelaan dengan Double Stik. Karena terdesak dikeroyok, Tim 2 datang mencoba mem-backUp Sertu Andi dan Karto Suwiryo, dan akhirnya kedua tim berhasil kabur dari masa.
“Kita laporkan atas kejadian ini kepada aparat kepolisian guna pengusutan lebih lanjut,” jelasnya.
Hal itu dibenarkan oleh Kapolsek Lais AKP Syafaruddin SH, pihaknya sudah menerima laporan tersebut, dan akan segera memproses serta lakukan upaya penyidikan lebih lanjut.(editor Jon Heri)









