Home Kodim 1308/Luwuk Banggai Perpustakaan Keliling TNI Meningkatkan Minat Baca Anak

Perpustakaan Keliling TNI Meningkatkan Minat Baca Anak

119
0

BANGGAI— Perkembangan teknologi membuat anak-anak terlena. Buku ditinggalkan, gawai jadi rebutan. Tugas anak-anak untuk belajar, belajar dan belajar kini terabaikan.

Bukan hanya di daerah lain, tapi itu juga terlihat nyata di daerah Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.
Melihat dinamika itu, Dandim 1308 Luwuk Banggai Letkol Inf Fanny Pantouw pun menggagas program jitu untuk menangkis perkembangan teknologi saat ini.

Program itu adalah Perpustakaan Keliling, yang merupakan satu satu solusi agar minat bahkan budaya membaca anak tumbuh kembali.

Perpustakaan Keliling dilaksanakan di berbagai pelosok di wilayah Kabupaten Banggai. Dan beberapa pekan terakhir ini, Perpustakaan Keliling dipusatkan di sasaran TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke 107, yakni di Desa Samalore Kecamatan Toili dan Desa Argakencana Kecamatan Moilong.

Program ini merupakan salah satu implementasi peningkatan pertumbuhan minat baca anak-anak.
Tempat perpustakaan keliling berpindah-pindah. Mulai dari depan teras warga, pos kamling, hingga di lapangan desa. Dan lebih fokus saat ada anak-anak.

Perpustakan keliling sangat didukung warga terutama orang tua dari anak-anak. Apalagi anak-anak saat ini masih dalam suasana libur sekolah akibat dampak virus korona atau Covid-19.

Kepala Desa Samalore Bodduraja sangat mengapresiasi program perpustakaan keliling. Sebab, orang tua anak-anak sangat senang. Itu dibuktikan dengan antusias orang tua yang mendorong anak-anaknya untuk datang saat perpustakaan keliling tiba.

“Program yang sangat luar biasa. Terima kasih pak Dandim,” ucap Bodduraja, Jumat (27/3/2020).

Selain itu, yang membuat orang tua senang adalah anggota keramahan angota Satgas TMMD yang membawa perpustakaan keliling tersebut dengan menggunakan kendaraan dinas Babinsa. Sebab, bukan hanya memberikan buku, tetapi juga mengajarkan anak-anak membaca.

“Makanya anak-anak betah untuk belajar dan membaca. Orang tua anak-anak sangat senang,” tuturnya.

Bodduraja berharap, program seperti berlanjut hingga ke daerah-daerah yang lain sangat membutuhkan sentuhan TNI. Terutama di daerah daerah pelosok di Kabupaten Banggai yang sulit dijangkau dan minim fasilitas pendidikan.

“Kami di sini saja sangat senang, bagaimana dengan mereka yang berada di daerah pelosok, pasti lebih senang lagi. Dan mereka pasti sangat membutuhkan kehadiran TNI,” kata Bodduraja. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here