Laporan Idham Cholik
LAHAT, Jodanews–Hingga hari ini (31/7) Balai Besar VIII Sumatera belum melakukan perbaikan terhadap jalan yang amblas didalam Kota Lahat, kondisinya kini kian melebar. Kamal (38) warga Kota Lahat kemarin siang menyayangkan lambannya perbaikan yang dilakukan balai besar “Dari awal biarkan begitu saja. Akibatnya amblas terus melebar,” ungkapnya. Hal serupa disampaikan Panji (41), padahal kata dia, sebelumnya Pemkab Lahat menjanjikan perbaikan tidak akan memakan waktu lama. Tapi kenyataannya sampai saat ini belum juga diperbaiki. Padahal keberadaan jalan itu sangat vital. “Kondisi itu sangat membahayakan pengendara, apalagi tanda bahaya atau garis polisi sudah tidak terpasang lagi pak,” katanya. Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Bina Marga, Ir Herman Oemar MM, melalui Kabid Bina Marga, Teddy Juniastanto saat diminta tanggapanya mengatakan, perbaikan yang dilakukan tidak semudah yang dikira, apalagi jalan tersebut adalah jalan negara. Karena kewenangannya ada di balai besar sehingga butuh proses. “Setelah beberapa kali kita lakukan koordinasi dengan pihak balai, beberapa waktu lalu Kasatker Balai sendiri yang langsung turun ke lokasi dan setelah berkoordinasi lebih lanjut, Insyaallah proses pengerjaannya akan dijadwalkan setelah selesainya pekerjaan jembatan di Desa Kebur Kecamatan Merapi Barat,” tukasnya. (Editor Elan)








