Laporan Meidasari
PALEMBANG, Jodanews – Lantaran tak senang anak kandungnya dianiaya ayah tirinya, Suryadi (35) yang tak lain adalah ayah kandung Satria, mendatangi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polresta Palembang, Minggu (31/7). Kedatangan Suryadi, yang merupakan warga Desa Lubuk Tunggal, Kecamatan Rambang Kuang, Kabupaten Ogan Ilir (OI) ini untuk melaporkan Salman (40), warga Jalan Pangeran Ratu, Kelurahan 5 Ulu, Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang yang bukan lain ayah tiri anaknya tersebut. Menurut keterangan Suryadi, kejadian yang sering dialami anak kesayangannya itu baru diketahuinya saat ia tengah berada di kebun dan mendapat telepon dari nenek korban pada Kamis (27/7) lalu. “Neneknya itu menelpon dan mengatakan kalau Satria sering dipukul oleh ayah tirinya. Kemudian, neneknya juga meminta untuk segera menjemputnya agar kejadian yang sudah-sudah tidak terulang lagi,” katanya. Setibanya di Palembang dan menuju rumah terlapor, ia sempat bertemu dengan warga sekitar rumah terlapor, mereka meminta Suryadi untuk menyelamatkan Satria dan ibu kandungnya, Titin. Setelah mendengar laporan warga, Suryadi menemui Ketua Rukun Tetangga (RT) setempat untuk menemanintya menjemput anak kandungnya tersebut. “Di sana, Satria lagi tidur dan saya melihat keningnya ada bekas lebam. Kemudian saya langsung melaporkannya ke kepolisian. Saya tidak terima kalau anak saya diperlakukan seperti ini. Saya berharap pelakunya segera ditangkap,” katanya. Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Palembang Kompol Maruly Pardede menjelaskan, pihaknya sudah menerima laporan dari ayah kandung korban yang mengatakan anaknya sering dipukuli oleh ayah tirinya. Selanjutnya, berkas laporannya diserahkan ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polresta Palembang. “Kita akan melakukan penyelidikan terlebih dahulu, terlapor akan kita panggil untuk memberikan keterangan,” pungkasnya. (Editor Elan)








