Home Kodim1011/KualaKapuas Kedua Babinsa Ini Bukan Mengganggu, Namun Ingin Belajar

Kedua Babinsa Ini Bukan Mengganggu, Namun Ingin Belajar

121
0

Kapuas,- Dalam pelaksanaan pra TMMD Reguler 107 Tahun Anggaran 2020 yang dilaksanakan oleh Kodim se Indonesia yang ditunjuk langsuh oleh Mabesad merupakan kebahagiaan tersendiri bagi Kodim yang melaksanakannya.

Disamping untuk memeratakan pembangunan daerah desa tertinggal dan terisolasi, juga dapat lebih mendekatkan hubungannya antara TNI dengan warga desa yang mendapatkan program tersebut. Pasalnya, pada saat belum dilaksanakannya TMMD 107 di wilayah Kodim 1011/KLK ini, pertemuan antara TNI dan warga hanya sekilas saja. Beda jika dibandingkan dalam pelaksanaan kegiatan ini, karena TNI dan Satgas TMMD nanti diharuskan dan diwajibkan untuk tinggal di rumah warga.

Dengan adanya kegiatan di rumah warga tersebut, TNI dan Satgas TMMD dapat memanfaatkan waktunya untuk saling tukar pengalaman dan bahkan saling belajar apa yang ada di daerah pelaksanaan TMMD tersebut.

Seperti yang dilakukan kedua Babinsa dari Kodim 1011/KLK ini, Sertu Dino dan Serka Junaidi selalu ingin tahu dan ingin sekali bisa menggunakan alat gergaji mesin ini dengan baik dan benar, karena pemakaian mesin senso ini tidak hanya membutuhkan kekuatan saja namun juga memerlukan ketrampilan dan perkiraan yang tepat. Bahkan dalam pemotongan pohon menggunakan senso ini diperlukan insting yang kuat kemana kayu tersebut akan roboh.

“Kita tentu perlu belajar kepada yang sudah ahli dalam menggunakan mesin senso ini karena dengan menimba ilmu dari Pak Akip ini kita berdua nantinya diharapkan dapat menggunakannya dengan baik. Kalau kita hanya menggunakan kekuatan saja dikhawatirkan akan dapat mengakibatkan kefatalan,” kata Serka Junaidi, Kamis (5/3/20) kepada wartawan yang saat itu berada di lokasi.

Lebih lanjut ia menjelaskan dirinya tidak perlu malu-malu untuk bertanya dan meminta diajari menggunakan alat tersebut.”Inilah yang menjadi kelebihan pelaksanaan TMMD 107 ini, dimana kita selain bekerja juga dapat sekaligus sambil belajar kepada yang memiliki pengetahuan dan keahlian. Jadi di sini tidak ada yang merasa pandai ataupun kuat. semua ini sama,” tegasnya.

Semantara itu, Akip menilai bahwa kedua Babinsa ini memiliki kerendahan hati yang patut diacungi jempol karena mereka tidak pernah merasa memiliki pangkat ataupun kekuatan walaupun seorang anggota TNI. Dari sini dapat kita tarik kesimpulan bahwa pelaksanaan program TMMD ini tidak hanya membangun pembangunan, namun juga sebagai tempat membangun karakter diri.(*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here