Home HL Satu Rumah Panggung Milik Supriadi Hangus Dilalap Api

Satu Rumah Panggung Milik Supriadi Hangus Dilalap Api

145
0

#Penyebab Kebakaran diduga Korsleting Listrik
Laporan  Inggiri

PRABUMULIH, Jodanews  – Satu rumah panggung milik Supriadi (34), yang berada di Jalan Sumatera, Gang Sumatera, Rt 02 Rw 01, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur, hangus dilalap api, Minggu (22/04/2018) sore, sekitar pukul 16.30 Wib.

Kebakaran tersebut belum diketahui pasti apa penyebabnya, namun diduga sumber api berasal dari Korsleting listrik (Hubungan pendek, red) karena sebelum kejadian sempat mengeluarkan letusan api berasal dari instalasi listrik dalam rumah.

Beruntung peristiwa kebakaran yang menimpa rumah Supriadi ini tidak memakan korban jiwa. Namun akibat kejadian itu, kerugian ditafsir korban mencapai ratusan juta rupiah. Kasus kebakaran rumah milik pedagang mie ayam keliling saat ini sudah ditangani pihak Polsek Prabumulih Timur.

Informasi yang diterima, menyebutkan insiden kebakaran tersebut pertama kali diketahui sekelompok anak-anak yang bermain di sekitar lokasi kejadian. Mereka melihat api sudah membesar dan membakar bubungan atap rumah korban. Rombongan anak-anak yang panik kemudian berlari menjauh sambil berteriak memberitahukan ada kebakaran.

Sementara itu, istri korban yakni, Leni Ana (37) yang saat kejadian berada di dalam rumah bersama ketiga anaknya saat mendengar teriakan dari anak-anak tetangga tersebut, langsung berhamburan berlari keluar rumah menyelamatkan diri. Tak ayal, istri korban yang panik melihat rumahnya terbakar langsung berteriak meminta tolong.

Warga yang mengetahui pun spontan beramai-ramai berusaha memadamkan kobaran api dengan peralatan seadanya. Namun struktur material bangunan rumah korban yang mudah dimakan api semakin membuat api terus membesar dan merayap menghanguskan seluruh dinding rumah panggung korban. Hampir satu jam kemudian barulah api berhasil dipadamkan warga yang berjibaku bahu membahu memadamkan api dengan menggunakan peralatan ember dan menghancurkan bangunan atap rumah dengan memakai bambu dan kayu.

Tak hanya itu, warga juga menyesalkan lambannya bantuan mobil pemadam kebakaran (Damkar) milik Pemerintah Kota Prabumulih, yang datang usai api dipadamkan. “Kami juga tahunya dari anak-anak yang bermain disekitar rumah. Mereka melihat api sudah membesar keluar dari bubungan atap rumah,” jelas Suprianti (33), tetangga korban ketika ditemui media ini, Minggu sore.

Disebutkan Suprianti, api dengan cepat membesar dan menghanguskan rumah tetangganya tersebut. “Suaminya itu sehari-harinya berjualan mie ayam keliling, sementara istrinya Yuk Leni berjualan sosis tula dirumahnya. Kami tidak tahu penyebab kebakaran rumah mereka,” ujar Suprianti, yang saat dibincangi ditemani tetangga korban yang lain.

Sementara Supriadi, yang ditemui baru datang setelah dihubungi keluarganya terlihat pasrah dan bingung seluruh perabotan dan barang-barang rumahnya habis dimakan api. “Aku tadi keluar ada urusan, sementara istri dan anak-anak kami ada dirumah. Tidak tahu mereka dimana sekarang, sampai sekarang belum ketemu,” terang korban, pasrah seraya menyebutkan saat kejadian dirinya sedang tidak berjualan.

Terpisah, Camat Prabumulih Timur, A Fauzan Akmal SSTP mengatakan, kalau kejadian tersebut langsung dilaporkan pihaknya kepada Dinas Sosial (Dinsos). Dan, rencananya diusulkan untuk diberikan bantuan supaya meringankan beban warganya, yang terkena musibah kebakaran.

“Begitu dapat kabar kebakaran, langsung ke lokasi untuk meninjau. Apalagi, kebakaran menimpa warga kita dan kita usulkan untuk dibantu melalui Dinsos,” imbuhnya, ditemui di lokasi kejadian.

Kapolres Prabumulih Timur, AKBP Tito Travolta Hutahuruk SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Timur, AKP Hernando SH MSi lewat Kanit Reskrim, Ipda M Tagor menyebutkan pihaknya telah mendapat informasi kejadian kebakaran tersebut. Sejumlah anggotanya, lanjut dia, sudah mendatangi TKP (Tempat Kejadian Perkara).

“Untuk mengetahui penyebab kebakaran, sejauh ini masih kita selidiki. Belum diketahui pasti penyebabnya, tetapi ada dugaan disebabkan konsleting. Tetapi, itu belum bisa dipastikan,” ucapnya.

Ia menambahkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran tersebut. Hanya, kerugian material saja. Lantaran, seluruh harta benda berikut rumahnya ludes terbakar semuanya. “Kerugiannya belum bisa kita tafsir, sekarang ini anggota masih di lapangan mengumpulkan data,” tukasnya. (Editor Jon Heri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here