Laporan Abiyasa / Pendim 0734/Yka
YOGYAKARTA, Jodanews – Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0734/Yogyakarta, Mayor Inf HM Munasik SAg, memberikan pembekalan tentang Wawasan kebangsaan dan Bela Negara kepada 150 Mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY), dalam rangkaian kegiatan non fisik TMMD reguler ke 101 Kodim 0734/Yka, bertempat di Aula UTY Jalan Ring Rood Utara Rabu (25/4).
Mayor Inf HM Munasik SAg mengatakan, Bahwa kegiatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara sangat penting diberikan kepada para mahasiswa dalam rangka menghadapi kompleksitas permasalahan mulai dari terorisme, radikalisme, separatisme, kemiskinan, konflik horizontal dan vertikal, serta tidak kalah pentingnya yaitu narkoba. “Sebagai generasi penerus bangsa, mahasiswa harus mampu menghadapi itu semua dan membawa Indonesia yang lebih maju dimasa yang akan datang,” ucapnya.
Ditambahkan, Mayor Inf HM Munasik SAg, para mahasiswa harus memperkuat Wawasan Kebangsaan dan meningkatkan kesadaran Bela Negara serta mengembangkan kemampuan diri di lingkungan masyarakat, dalam rangka menghadapi berbagai potensi permasalahan yang akan dihadapi, apabila nanti mahasiswa sudah terjun ke masyarakat.
Lebih lanjut Kasdim 0734/Yogyakarta menyampaikan bahwa mahasiswa harus mampu melahirkan lebih dari satu sosok generasi yang tidak hanya cerdas dalam ilmu pengetahuan, namun memiliki mental kualitas ideologi serta jiwa kepemimpinan yang kuat serta visioner dan tentunya dikemas dalam kualitas Wawasan Kebangsaan yang tinggi dari setiap individu.
“Mahasiswa harus mempunyai semangat dan rasa membangun bangsa yang tinggi sebagai generasi penerus yang memiliki karakter bangsa di dalam menjalankan kegiatan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara untuk memperkuat Wawasan Kebangsaan yang tinggi, seperti yang dilakukan mahasiswa saat di lokasi TMMD Reguler Ke-101 di wilayah Kel Pandeyan,” tegasnya.
“Bila tidak ada Islam bukan Indonesia, bila tidak ada Kristen bukan Indonesia, bila tidak ada Khatolik bukan Indonesia, bila tidak ada Hindu bukan Indonesia, bila tidak ada Buddha bukan Indonesia dan bila tidak ada Khonghucu bukan Indonesia. Itulah Indonesia kita yang indah,” Tambah Kasdim 0734/Yogyakarta.
Acara selanjutnya dari pemateri yang berbeda yaitu dari Kemenag dengan tema, “Menangkal Fanatisme Agama Yang Sempit”, kemudian dilanjutkan oleh Kapolresta Yogyakarta tentang, “Pekat dan Narkoba”, dan yang terakhir dari pemerintah kota yaitu Camat Umbulharjo tentang, “Program Pembangunan di Kec Umbulharjo”. (Editor Jon Heri)








