Laporan abiyasa / Pendam II Swj
PALEMBANG, Jodanews – Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Marga Taufik, S.H., M.H.menganggap Korem 044/Gapo sangat baik dalam hal koordinasi penanggulangan bencana dan telah siap diaplikasikan jika terjadi bencana yang tidak di inginkan.Latihan ini dikatakan Kasdam II/Swj, memang sengaja dilakukan secara berkesinambungan, agar koordinasi antar institusi melalui Pos Komando (Posko) dapat berjalan dengan baik. Maka dari latihan dihadapkan dengan situasi dan kondisi yang sering terjadi di wilayah Sumsel, seperti bencana alam kebakaran hutan dan lahan gambut(Karhutla). “Korem 044/Gapo diberi amanat untuk memberikan bantuan kepada Pemerintah Daerah, untuk itu Korem harus mengkoordinir semua institusi agar dapat berjalan sinergis,” ucap Kasdam II Swj. Sementara itu, Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Kunto Arief Wibowo, S.IP. menerangkan, latihan Posko I tingkat Korem digelar selama tiga hari. Adapun mekanisme latihan telah dijalankan sesuai program, koordinasi antar stakeholder yang berkaitan dalam penanggulangan bencana, juga telah berjalan dengan baik dan dapat mengetahui tugasnya masing-masing serta koordinasi sendiri berjalan dengan baik melalui Posko yang ada.
Dijelaskan Danrem 044/Gapo, sesuai dengan aturan yang ada setiap terjadinya bencana seperti bencana tingkat Provinsi, maka Gubernur langsung menunjuk Danrem sebagai Incident Commander (IC) atau koordinator penanggulangan bencana, begitupula di tingkat Kabupaten/ Kota, Bupati/Walikota menunjuk Dandim untuk menjadi IC. “Ketika bencana terjadi, nantinya akan digolongkan apakah bencana statusnya skala Kabupaten, Provinsi atau Nasional. Itu semua akan dilihat dari dampak yang ditimbulkan serta korban yang ada,” terang Danrem 044/Gapo. (Editor Jon Heri).








